Breaking News
light_mode
Beranda » Konsultasi Manasik Haji dan Umrah » Hukum Kentut Ketika Tawaf 

Hukum Kentut Ketika Tawaf 

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023

Seorang jamaah haji saat melaksanakan tawaf, dia kentut namun tidak wudhu dan meneruskan tawafnya. Bagaimana hukum tawafnya ? 

Jawab : 

Ada beberapa pendapat sebagai berikut :

a. Menurut madzhab Maliki, Syafi’i dan Hambali tawafnya tidak sah karena melaksanakan tawaf harus suci dari hadas sebagaimana melaksanakan salat, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah Saw. 

b. Menurut mazhab Hanafi, tawafnya sah, karena melaksanakan tawaf tidak disyaratkan harus suci dari hadas, namun demikian dia wajib membayar/menyembelih Dam seekor kambing. 

c. Menurut Ibnu Taimiyah, jika seseorang batal wudlunya saat dia tawaf, maka hendaknya dia melanjutkan tawafnya dan tidak harus berwudlu baginya. Karena wudlu bukan termasuk syarat tawaf. Menurutnya, tidak ada perintah dari Nabi bahwa bersuci termasuk syarat tawaf. Dalil yang paling dekat dengan masalah ini adalah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, ketika hendak tawaf beliau berwudlu, baru kemudian tawaf. Ini adalah perbuatan beliau, perbuatan tidak menunjukkan wajib. 

Adapun ibadah sa’inya sah karena sa’i tidak harus dalam keadaan suci tapi disunahkan bersuci/berwudhu. (lihat dalam kitab “al-Bayan fi Madzhab al-Imam as-Syafi’i jilid 4 hal 273, Lihat juga Panduan Konsultan Ibadah, Kementerian Agama RI, 2019, hlm. 120-121). 


Sumber : Konsultasi Manasik Haji dan Umrah, Kementerian Agama RI, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah 1441 H / 2020 M

admin
Author: admin

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Menyentuh Magam Ibrahim Ketika Tawaf 

    Hukum Menyentuh Magam Ibrahim Ketika Tawaf 

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Apakah menyentuh maqam ibrahim membatalkan putaran tawaf ?  Jawab:  Istilam (menyentuh dan mencium) hanya berlaku untuk hajar aswad dan rukun Yamani. Sedangkan terhadap maqam Ibrahim, keutamaannya adalah dengan menjadikannya sebagai tempat salat.  Tidak ada tuntunan untuk mengusap dan mencium maqam Ibrahim. Pada zaman dulu, maqam Ibrahim masih terbuka, tanpa tutup sehingga jamaah bisa menyentuh langsung. […]

  • Doa Melihat Keajaiban Alam

    Doa Melihat Keajaiban Alam

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ  rabbanâ mâ khalaqta hâdzâ bâthilâ, sub-ḫânaka fa qinâ ‘adzâban-nâr Artinya : “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka. (QS Ali-Imran : 191) Author: admin

  • Hukum Haji Jamaah Linglung, Lupa Ingatan

    Hukum Haji Jamaah Linglung, Lupa Ingatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ada jamaah yang lupa atau linglung saat melaksanakan haji. Bagaimana hokum ibadah hajinya ?  Jawab : Secara normatif, orang linglung (sekali waktu dia ingat dan sekali waktu dia tidak ingat) bahwa dirinya sedang menjalankan proses ibadah haji di Tanah Haram berangkat dari tanah air dan dia juga sudah berniat ihram di migat, maka sesungguhnya telah […]

  • Doa Memasuki Masjidil Haram

    Doa Memasuki Masjidil Haram

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Artinya:Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mulah datangnya keselamatan, hidupkanlah kami wahai Tuhan kami dengan keselamatan, dan tempatkanlah kami pada surga, negeri keselamatan. Maha banyak anugerah-Mu dan Maha Tinggi Engkau wahai Tuhan yang memiliki keagungatan dan kehormatan. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu. (Aku masuk masjid ini) dengan Nama Allah disertai segala puji […]

  • Doa Sebelum Makan

    Doa Sebelum Makan

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ Allâhumma bârik lanâ fîmâ razaqtanâ waqinâ ‘adzâban nâr(i) “Ya Allah, berkahilah apa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dan jagalah kami dari siksa neraka.” Author: admin

  • Shahih Bukhari Nomor 7003

    Shahih Bukhari Nomor 7003

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يُعَذَّبُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ ( ٧٠٠٣ ) Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’man] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Nafi’] […]

expand_less